Powered By Blogger

Rabu, 08 Juni 2011

sifat koligatif larutan

SIFAT KOLIGATIF LARUTAN
Sifat koligatif larutan adalah sifat fisis larutan yang hanya tergantung pada jumlah partikel zat terlarut dan tidak tergantung dr jenis zat terlarut.

Sifat koligatif larutan
 terdiri atas :
-
 Penurunan tekanan uap
-
 Kenaikan titik didih
-
 Penurunan titik beku
-
 Tekanan osmotik larutan

Namun sebelum itu kita harus mengetahui hal- hal berikut :

• Molar, yaitu jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimDBM_yfnWMa655hazPro55C6LRsqgKIfeBoTyIBjadMadBsSh8TTKBd6SCFIOTbrpWcyYbvJiAaMVKPSCrRkvIf9ar7EJIoMF6zTLJgy0u0QWj7uw92pVS_olrlhQh-qzp76j2NupT2Pi/s200/molar.JPG
• Molal, yaitu jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg larutan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg808UPhYvA0oaei_emJ3FQAwxoxK6KzSrT7Vw0YZxcm7o5tj0pgIdV43G2ASVIiFs-Tw5bREw1ApkReCNnY8mLKw2DW77rRwPKkd9c3xOhLX3ROoim9WM6VLJWOFRwEtOVG_K27XzD3pU5/s200/molal.JPG
• Fraksi mol, yaitu perbandingan mol zat terlarut dengan jumlah mol zat pelarut dan zat terlarut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEguwjDavngFX6-eewvdFj_PD_bUxpak9u0bvZcYxdcjXLK7WjpfHHMDgtKEEQddGNYIdbGW-WGLlGRndKvN5hlPiRar1xfOjrt7Q18hOwYIP6uyRwpkbuyWuzrJgoSW5jKDkMYkvEek1c6T/s200/fraksi+mol.JPG
Setelah mengetahui hal-hal di atas, sekarang kita menginjak pada sifat koligatif yang pertama, yaitu penurunan tekanan uap.
Penurunan tekanan uap adalah kecenderungan molekul-molekul cairan untuk melepaskan diri dari molekul-molekul cairan di sekitarnya dan menjadi uap. Jika ke dalam cairan dimasukkan suatu zat terlarut yang sukar menguap dan membentuk suatu larutan, maka hanya sebagian pelarut saja yang menguap, karene sebagian yang lain penguapannya dihalangi oleh zat terlarut. Besarnya penurunan ini di selidiki oleh Raoult lalu dirumuskan sebagai berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhLF7_Ef3oxvUGcCkJWT2hRB1Hfk0CnDqTT90RGlRiLvoZWpBJRaVJNOjSNWRrG0_w0DnCLn9maLV9FmCKsLnHlq5lWrBPdUs7ZTu5qc7YREkdIFqcb3cLyrBEvUVn8s318-Znly5yeFwtI/s320/tekananuap.JPG
Sifat yang berikutnya adalah kenaikan titik didih dan penurunan titik beku.Titik didih larutan selalu lebih tinggi dibandingkan titik didih pelarut. hal sebaliknya berlaku pada titik beku larutan yang lebih rendah dibandingkan pelarut. Sifat ini dirumuskan sebagai berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsUDfCp06Etjw5EyX90vQc0FpQwGe7Nc1N9X7q-6rlCgiBP7pOlvvfU0QTI-H2ZinS6O9T7biV9FaSzFuFmvfG8lLg11XVpop372CgMonztczI9ILsRgvxiaWWX6c5ZPamS2hREcR941vR/s320/titik+didih.JPG
Terakhir kita pelajari tekanan osmotik larutanOsmosis atau osmotik adalah proses berpindahnya zat cair dari larutan hipOtonis ke larutan hipertonis melalui membran semipermiabel. Osmosis dapat dihentikan jika diberi tekanan, tekanan yang diberikan inilah yang disebut tekanan osmotikTekanan osmotikdirumuskan :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQEWAURTX9brdyAEZnj2kMc_RTR5YKsPzeCIyQsOZVKdMsbjshOA8BQxajNHLusgG7mkeNkYNxZd_JRiBWTM8KwZ8xu635WmhNFF8o1_3CsoeiKmaCXf0jo0K5lDXUpZK9CrL5vZM01waQ/s320/tekanan+osmotik.JPG
Untuk larutan elektrolit ditemukan penyimpangan oleh Vanit Hoff. Penyimpangan ini terlajdi karena larutan elektrolit terdisosiasi di dalam air menjadi ion, sehingga zat terlarut jumlahnya menjadi berlipat. Dari sini dibutuhkan faktor pengali atau lumrah disebut faktor Vanit Hoff. Dirumuskan sebagai berikut :
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixprRm57SH1W2p7v-WJuPa97WRf_tAO7tOTa-HVXfYb8CM3vTh5v70z-LtL9PRZRMT3dE02shrENjJCxfP_2DiO23iurXpt4L-sljuIpM9RBwIqs0PGh7XU7HJe28aLcDE6DixXkrY6hXY/s320/faktor.bmp